Showing posts with label Lain-lain. Show all posts
Showing posts with label Lain-lain. Show all posts

Sunday, 16 November 2014

Hindari Data Loss



Data Loss (kehilangan data) seringkali terjadi disaat kita tidak menginginkannya – saat kita sedang mengerjakan sebuah proyek. Bagaimanakah caranya agar kita terhindar dari kehilangan data yang berharga milik kita? Mari kita cari tahu tentang data loss agar kita mengerti dan membantu kerja kita.

Jagalah keamanan komputer kita

Data komputer anda dapat dicuri dan digunakan untuk kepentingan orang lain bila anda tidak memprotek komputer anda. Jangan berbagi akses network anda dengan user asing. Hapus email yang memiliki lampiran jika email tersebut dikirim orang yang tidak anda kenal. Aturan bakunya adalah jangan buka jika email tersebut mencurigakan.

Berikutnya adalah jangan sekali – sekali membuka website yang mencurigakan. Lihatlah URLnya. Apakah resmi atau tidak?

Web security system penting untuk anda miliki pada komputer anda. Sistem ini akan memberikan tanda apabila akan terjadi gangguan pada komputer anda.

Lakukan Disk Maintenance

Disk Defrag bisa dilakukan setiap empat bulan sekali untuk mengoptimalisasi kerja komputer anda. Cara ini dapat menyusun ulang data fragmented dan membuat kerja disk dan drives lebih efektif. Proses ini memudahkan akses data ataupun pengembalian data. Luangkan waktu untuk menghapus file yang tidak berguna dan file temporary untuk menjaga kemampuan harddisk.

Antisipasi kegagalan kerja komputer

Waspadalah dengan kesehatan komputer anda. Ketika mulai terjadi kerusakan atau ketika terjadi data rusak dan error, maka saatnya bagi anda untuk memback up file data anda. Jika anda kehilangan data, anda bisa belajar untuk mengembalikan data yang hilang sendiri dan melakukan pengecekan hardware. Ada yang bilang bahwa waktu terbaik untuk membuat data back up adalah ketika komputer anda masih dalam keadaan “sehat”. Jadi jangan tunda lagi. Lakukan sekarang.

Hindari saran dari sumber yang tidak bisa dipercaya

“Masukkan harddisk ke dalam freezer semalaman untuk mengembalikan data.” “Unformat harddisk dengan cara mengetikan command ‘format/u jika anda tak sengaja memformat harddisk anda.” Saran-saran itu terdengar tidak masuk akal bukan? Ya, tapi banyak orang yang mengikuti saran – saran sesat tersebut. Teknik – teknik tidak berguna dan berbahaya itu berasal dari sebuah forum / grup. Jangan mudah percaya pada apa yang anda baca dari forum dan sumber lainnya yang tidak dipercaya.

Rajin – rajinlah belajar. Jika anda ingin meluangkan waktu memperbaiki drives, dapatkan tips dari sumber yang terpercaya. Kerusakan pada disk dapat diselamatkan pada beberapa kasus. Tetapi jangan harap itu bisa dilakukan bila penanganannya tidak benar.
 
Jadi Waspadalah!! hehehe

Friday, 27 June 2014

Program YKS Dihentikan Sementara

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akhirnya memberikan sanksi kepada Trans TV untuk menghentikan program Yuk Keep Smile (YKS) terhitung tanggal 28 Juni hingga 1 Agustus 2014. Hal ini merupakan buntut dari tayangan YKS yang kurang pantas pada tanggal 20 Juni 2014 yang dianggap merendahkan tokoh Betawi yaitu Benyamin Sueb.

Dalam tayangan tersebut, Caisar yang phobia dengan anjing dihipnotis oleh seorang hipnoterapis dengan tujuan agar tidak lagi takut dengan anjing. Sang hipnoterapis memberikan sugesti kepada Caisar bahwa ketika melihat anjing dia membayangkan wajah Benyamin yang lucu dan kocak. Alhasil, sugesti tersebut berhasil dan Caisar pun tertawa ketika melihat anjing sambil berteriak memanggil "Benyamin..".

Guyonan tersebut memang memancing gelak tawa penonton. Namun, memancing pula amarah kalangan Betawi. Semenjak tayangan itu, tepatnya tanggal 24 Juni, ratusan orang berunjuk rasa di depan gedung TransCorp. Mereka beranggapan bahwa tidak pantas menyamakan Benyamin dengan anjing. Mereka yang hadir dalam demo tersebut adalah komunitas pencinta Benyamin, Bens Radio, bahkan suporter Jakmania.

KPI dalam beberapa media online menyatakan bahwa pelanggaran yang dilakukan program YKS ini dinilai berat karena bertentangan dengan Undang - undang nomor 32 tahun 2002 tentang Penyiaran, yang menyebutkan bahwa isi siaran dilarang memperolok, merendahkan, dan melecehkan martabat seseorang.

Program YKS memang sebuah program yang mulai meroket semenjak kesuksesannya menemani sahur saat Bulan Ramadhan tahun lalu. Saat itu, YKS (Yuk Kita Sahur) sukses menayangkan satu sisi kreativitas dengan mengajak penonton di studio untuk berjoged. Namun, program ini pun banyak menuai kontroversi. Banyak yang beranggapan bahwa program ini kurang bermanfaat karena mengurangi nilai ibadah kita di bulan puasa.

Kesuksesan program ini dilanjutkan selepas Ramadhan dengan mengubah judul menjadi Yuk Keep Smile. Program ini adalah variety show yang menyajikan jogedan dan beragam kreativitas serta hadiah yang selalu ditawarkan. Tak ayal, penggemarnyapun beragam dari anak kecil hingga orang tua. Bahkan ada beberapa penonton yang sengaja datang jauh dari luar pulau Jawa khusus untuk ikut serta menjadi penonton di program ini.

Well, moral yang dapat kita ambil dari kejadian ini adalah, bahwa sekali kita di atas, maka sangat mudah bagi kita untuk terjatuh. Bener gak sih? hehehe..

Mudah2an.. Tim kreatif TransTV betul-betul memperhatikan materi yang akan disajikan. Semoga Transcorp lebih kreatif lagi dalam menciptakan acara - acara yang benar - benar manfaat secara moral dan etika.

Friday, 30 May 2014

Modus Penipuan Sales Colvern

Penipuan sekarang ini bermacam - macam modusnya. Bila tidak waspada dan berhati - hati, Anda akan mengalami kerugian materiil. Saya akan menceritakan pengalaman saya yang hampir saja membuat saya tertipu. Ceritanya terjadi minggu lalu (22/5) di Mall SKA Pekanbaru.

Tanggal 19 - 23 Mei 2014, Saya bersama rekan-rekan berkesempatan untuk mengikuti kegiatan Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (APEKSI) di Dumai, Riau. Kantor kami ditugaskan oleh Pemkot Cirebon untuk membawa misi kesenian yang ditampilkan pada saat Kirab Budaya tepatnya di tanggal 21 Mei 2014.

Singkatnya, setelah mengikuti kirab budaya dalam rangka Pembukaan Rakernas APEKSI di Dumai, kamipun segera melanjutkan perjalanan ke Pekanbaru. Kota Pekanbaru adalah kota terakhir kami dalam rangkaian misi kesenian yang kami usung. Kami akan menampilkan Sintren Tarling di salah satu mall di sana keesokan harinya.

Sore hari setelah mempersiapkan segala peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk pentas, sayapun menyempatkan diri untuk berjalan - jalan seorang diri di Mall SKA tempat pergelaran akan berlangsung. Sambil menenteng kamera SLR kantor dan memakai celana pendek, orang mungkin mengira saya fotografer hebat kali.. hehe padahal cuma gaya doang..

Tiba di lantai II, ketika saya akan melihat-lihat pusat oleh - oleh, saya dikagetkan dengan suara perempuan. Seorang salesgirl menyapa saya dan memberikan sebuah alarm. Dia mengatakan bahwa saya berhak mendapatkan alarm ini dengan gratis. Setelah sempat terkejut, sayapun menerimanya. Lumayanlah dapat barang gratis pikir saya. Taksiran saya mungkin harga alarm tersebut sekitar 15 ribuan.

Tapi ternyata salesgirl tersebut tidak memberikan barang tersebut secara cuma-cuma. Saya disyaratkan harus mengisi formulir terlebih dahulu. Didorong rasa penasaran, sayapun mengikuti perempuan tersebut masuk ke sebuah counter/stand. Di dalam ada seorang sales girl lagi dan seorang laki - laki. Dengan alasan bahwa mereka hanya meminta data penerima barang gratisan tersebut, sayapun disodorkan untuk mengisi formulir sesuai KTP, sementara alarm tersebut diisikan batu baterai.

Sambil saya mengisi formulir, si salesgirl langsung mempromosikan produk - produk yang ada di sana. Dia bilang bahwa semua produk itu adalah produk Colvern. Saya sempat sekilas memperhatikan produk disana adalah produk perlengkapan dan peralatan rumah tangga. Ada Water Purifier, Home Theater, Alat Pijat, dsb..

Setelah selesai mengisi form, salesgirl tadi mengajak saya untuk menuju produk yang pertama. Dia menunjukan water purifier. Dia menjelaskan secara lancar fungsi dan manfaatnya. Dengan iseng karena memang tidak berniat membeli apapun sayapun bertanya harga barang tersebut. Salesgirl tadi menyebut angka 11 juta rupiah. Wow.. harga yang fantastis menurut ukuran saya. Tapi saya berusaha untuk tidak terkejut. Gaya saya masih diusahakan mirip orang yang kaya.. hehe..

Setelah itu, diapun menunjukkan kepada saya barang yang kedua, yaitu alat pemijat. Sayapun diajaknya untuk mencoba alat tersebut. Lumayanlah, pikir saya. Setelah perjalanan yang lama dari Dumai - Pekanbaru, pijatan sangat dibutuhkan badan saya. Sayapun mencobanya agak lama karena semua mode pijatan di alat tersebut saya coba. Dari yang soft sampai yang hard. Kurang lebih 15 menit kaki saya dipijat. Bahkan salesgirl tadi sempat memijat saya pada bagian betis kaki secara manual.. hehehe lumayan. Mungkin dia mencoba berbaik hati. Biasalah.. trik promosi.

Setelah selesai mencoba alat pijat, salesgirl tadi terus mengajak saya untuk melihat produknya yang ketiga yaitu home theater. Sebuah home theater berukuran besar panjang kira-kira 1,5 meter terpampang di sudut ruangan. Dia segera mendemonstrasikan suara yang dihasilkan home theater tersebut. Sayapun iseng bertanya apakah alarm tadi sudah diisikan batu baterai tersebut, karena menurut saya hanya mengisikan batu baterai saja koq lama banget. Diapun menjawab sebentar lagi juga selesai.

Sesaat kemudian, seorang laki-laki muncul sambil membawa alarm tersebut dan memperagakan cara kerja alarm lalu menyerahkan kepada saya. Tapi ternyata belum selesai sampai disini. Sambil menunjukkan 5 amplop, si salesman tadi bilang bahwa salah satu amplop ini adalah hadiah yang bisa juga dibawa pulang. Sambil penasaran dan menduga - duga apa yang terjadi, sayapun memilih sebuah amplop. Setelah dibuka, ternyata sayapun dinyatakan untuk memenangkan home theater yang tadi ditunjukkan oleh si salesgirl. Wow.. pikir saya. Belum pernah saya seberuntung ini. Sering ikutan undian tidak pernah mendapatkan hadiah doorprize yang punya nilai tinggi. Yang ada di pikiran saya waktu itu adalah bagaimana nanti home theater ini saya bawa ke Jawa? Saya mesti mengeluarkan uang untuk cargo nih.. Maklum, uang saku sedikit.. hehe..

"Bang, selamat ya.. ini home theaternya bisa dibawa pulang. Harganya 16 juta lho". Sahut si salesgirl.

Wah.. beruntung amat hari ini, pikir saya. Sudah gratis alarm, dapat pijatan di kaki, pulang bawa home theater.. hehehe

Tapi kemudian, si salesman menunjukan sebuah tulisan "ISTIMEWA" yang ada di amplop. Diapun kembali masuk ruangan bagian dalam dan terdengar menelpon seseorang disana. Saat kembali dia bilang bahwa sayapun triple beruntung, karena saya selain mendapatkan alarm dan home theater juga mendapatkan voucher senilai 1 juta serta berkesempatan mengikuti undian berhadiah mobil.

Mulai deh, kecurigaan saya muncul. Sayapun kembali mendengarkan penjelasan laki - laki tadi. Dia bilang Voucher 1 juta tadi tidak boleh diuangkan, alias, harus dibelanjakan di sana. Dia menanyakan Kartu Kredit yang saya punya apakah berlogo Visa atau Mastercard. Sayapun bilang bahwa saya hanya punya Debit Card (Boro - boro kartu kredit, kartu mahasiswa aja sampe sekarang belum punya.. hehe..). Diapun kembali menanyakan rekening bank yang saya miliki. Sayapun menjawab sekenanya saja bahwa saya memiliki rekening BCA, BTN, dan Bank Danamon. Padahal, tiga rekening tadi tidak saya miliki..

Kemudian si sales girl yang kedua, yang dari tadi hanya ikut-ikutan menimpali saja, menyodorkan telfon dan mengatakan bahwa seseorang ingin bicara dengan saya. Sayapun menerimanya. Si penelpon yang menurut salesgirl tadi adalah bosnya mencoba meyakinkan saya kembali akan hadiah-hadiah yang saya terima. Tapi tidak lama telpon terputus. Sesaat saya mencoba mereka-reka apa yang akan terjadi. Saya tersadar bahwa saya di mall ini sedang ada tugas. Saya lihat di Smartphone saya ada 5 panggilan tak terjawab. Semuanya dari atasan saya.

Sayapun mencoba mendapatkan jawaban tegas dari mereka apakah hadiahnya bisa saya bawa.

Si sales laki - laki berkata bahwa hadiahnya bisa dibawa pulang hanya jika saya mempergunakan vouchernya saat itu juga. Diapun memberikan katalog daftar harga produk yang ada. Dengan harga rata-rata 10 jutaan, sayapun hanya tersenyum dan mengambil kesimpulan bahwa ini modus baru penipuan. Jika saya belanja produk Water Purifier seharga 11 juta rupiah, maka mendapatkan potongan satu juta rupiah dan berhak membawa pulang Home Theater.

Akhirnya saya pun menegaskan kembali, apakah jika saya tidak mempergunakan voucher ini, hadiah home theater tidak bisa saya bawa. Diapun mengiyakan. Sayapun tersenyum dan keluar dari ruangan tersebut.

Itulah penipuan modus baru yang saya alami. Penipuannya adalah, jika diteliti harga Water Purifier tersebut tidaklah semahal yang tercantum disana. Saya menaksir harganya paling mahal cuma 4 jutaan. Home theater meskipun suaranya oke, kisaran harga merk ternama saja hanya 8 jutaan. Mungkin home theater tersebut hanya berharga sekitar 5 juta. Jika saya memutuskan untuk membeli Water Purifier yang dibanderol 11 juta, saya akan mendapatkan potongan 1 juta. Jadi dengan membayar 10 juta berhak membawa Water Purifier dan Home Theater. Hoax.. yang benar adalah nilai water purifier 4 juta ditambah Home Theater 5 Juta, kita beli dengan harga 10 juta. Mereka untung 1 Juta..

Hadiah yang dijanjikan untuk membawa pulang home theater secara cuma - cuma pun tidak terwujud..

Untunglah, saya tidak punya modal duit, jadi ketika mendengar barang yang harganya diatas 10 juta tidak tertarik sama sekali. Mudah-mudahan tidak ada yang terjerat penipuan model begini.

Semoga bermanfaat.